Rabu, 23 Maret 2011

PENGARUH SEKULARISASI TERHADAP PERPECAHAN UMAT ISLAM

PENGARUH SEKULARISASI
TERHADAP PERPECAHAN UMAT ISLAM

Pendahuluan
Adagium “ Islam Yes, partai Islam No “ yang diwacanakan oleh cendekiawan muslim Nur Cholis Madjid yang berarti, selama Islam dipraktekkan dalam bentuk ritual dan kultural atau sebagai identitas yang tak menyentuh kepentingan politik pada negara-negara tipologi ini (Indonesia) tidaklah bermasalah, merupakan satu dari puluhan legitimasi lunak untuk sekular. Ini sejalan dengan pendapat Nasr Hamid Abu Zaid, Ahmad Wahid, Sayyid H. Naseer dan lain-lain.
Di atas merupakan topik yang menggurita sejak dekade yang lalu. Tidak bisa di pungkiri memang, semenjak majalah “al-Yawm Al-Sabi” membuka dialog peradaban dengan promotor Hassan hanafi dan Muhammad Abid al-Jabiri, telah mencuatkan suatu dinamika dahsyat di kalangan intelektual muslim.
Akantetapi dibalik semuanya, terdapat suatu endapan penting yang terhubung langsung dengan kehidupan umat. Hal yang bahaya bila diremehkan. Sebuah tunas-tunas konspirasi. Cukup menarik untuk dicermati lebih jauh. Meski betapapun peliknya memulai.
Makalah ini adalah usaha penelusuran dengan fokus-fokus yang menangkap nilai global dari keseluruhan wacana yang ada. Sebuah pengkajian ulang terhadap camrawala pemikiran dalam arti apresiasi, khususnya sekular. Juga bagian dari langkah kehati-hatian terhadap isu-isu dalam kancah pemikiran.
I. Pengertian Sekular.

A. Makna Etimologi
Secara etimolog, secular berarti keduniawian. Segala hal yang bersifat materi. Sekularisasi berarti hal menduniawi hal-hal yang selama ini terikat oleh unsur-unsur kerohanian . Dalam mausuat almuyassarah fil adyaan wal madzhaib almuairoh, sekuler diartikan sebagai sebuah gerakan yang menyeru kepada kehidupan dunia tanpa campur tangan agama.
Ini berarti bahwa dalam aspek politik, aspek pemerintahan juga harus berdasar sekularisme. Harvey Cox , seorang teolog Kristen radikal, dalam the secular city, mengartikan secular sebagai nama sebuah ideology pengcounter agama-agama baru.

B. Makna terminology
Dunia materi-sekuler-yang meragukan campur tangan kehidupan dunia dalam terminology barat bisa diartikan sebagai Pemisahan masyarakat dan budaya dari dominasi lembaga dan symbol-simbol religius, spesifiknya gereja.
Lorenzo valla (1405-1457) menafsirkan secular sebagai, “pengatahuan tuhan yang tidak mendahului(apollo) tidak menafikan kebebasan manusia yang disebut kekuasaan tuhan(zeus)”.
Dan Wahib memposisikan secular sebagai kesadaran dalam kalimatnya;
Orang yang berakal dalam setiap komunitas dan setiap agama di timur, yang telah melihat bahaya tercampur baurnya dunia dengan agama di abad seperti yang kitaalami ini, dan telah bangkit untuk menuntut agar agama mereka seharusnya ditepatkan di sisi yang berbeda, di tempat yang sacral dan tehormat.
Bagi hassan hanafi, secular yang berkembang jauh akan mengakibatkan aheisme.
Perkembangan secular yang cepat di eropa dan bahkan muslimpun, condong pada afirmasi secular generasi ke empat dan ketiga bersifat defensive dan bahkan membebek pada barat, disebabkan oleh, setidaknya lima hal;
Pertama, Maju mundurnya suatu ajaran agama yang banyak bernuansa keduniawian bila ditilik dari orientasi awal.
Kedua, berkurangnya wibawa gereja
Ketiga, kurang mampu berhadapan dengan realita kontemporer tidak relevan
Keempat, melemahnya kepekaan terhadap hal-hal sacral
Kelima, berfikir kurang ilmiah.


Lain daripada itu, Otoritas interpretasi gereja terhadap teks-teks agama adalah motor utama yang membangkitkan pemberontakan kaum yang mengatasnamakan civil society dan ilmu pengetahuan dengan suara lantang; sekularisme.
Menurut Muhammad abid al-jabiri, Awal munculnya isu sekularisme terletak di negri Lebanon pada pertengahan abad yang lalu.
Diantara penganut secular, ada yang beranggapan bahwa tuhan itu tidak ada. Juga adapula yang masih meyakini keberadaan tuhan, tetapi mengira kalau tuhan dan dunia tidak berhubungan. Kehidupan ini hanyalah berdasarkan pada ilmu pengetahuan dan didukung oleh akal dan berbagai eksperimen.
Ditegakkannya tembok pemisah antara dunia ruh dan materi. Nilai spiritual menurut mereka adalah nilai yang negatif.
Diantara sifat secular yang paling mencolok ialah;
Pertama, menerapkan prinsip pragmatisme dalam segala aspek kehidupan.Dan juga, Peradilan sekuler adalah syariah yang dimodifikasi melalui proses pembuatan hukum.
Kedua, Mengekor pada aliran machiavelian di bidang hukum, politik dan moral.
Ketiga, Penyebaran permisifisme, kekacauan akhlak dan dihancurkannya keutuhan keluarga yang merupakan cikal bakal pertama dalam sebuah bangunan masyarakat.
Perbedaan antara agama dan secular dalam tetaran sumber dan pedoman terletak pada interpretasi yang dihasilkan. Sistim pemahaman tertutup adalah milik secular, sementara yang terbuka adalah pemahaman terbuka.
2. Arti sosio politik
Berbicara tentang sosio politik hamper tidak jauh beda dengan membahas world view. Antara komunitas masyarakat dan hasil piker terdapat satu hubungan erat. Asket kejawen adalah konjungsi dari jawa, begitupula sastra, tari dan musik.
World view, sebuah perkembangan konsep-konsep dan sikap mental sepanjang hidup, merupakan dimensi terbangun setelah tiga periode. (1) lahirnya pandangan hidup islam (2) lahirnya struktur ilmu pengetahuan dalam pandangan hidup tersebut dan (3) lahirnya tradisi keilmuan islam
Ketiga periode tadi boleh ditentukan melalui kronologi. Dalam islam, pertama yaitu prosespewahyuan sebelum lahirnya konsep abstrak dan elemem penting dalam pandangan hidup islam.
Begitupula yang terjadi pada negri sekuler turki. Kemal pasha adalah pemuda militant yang mempelajari politik dari temannya, ali M. fase awal bermula disini, tetu ini hanya sebuah inspirasi konstruk paradigma Attaturk. Masa-masa inilah yang menentukan penggulingan kekhalifahan ottoman dikemudian hari.
Fase kedua bisa ditarik dari akhir perang dunia dua, waktu itu, “the sick man” sudah bosan terhadap keberadaan diri, mengingat sistim agama yang terasa mengekang. Ini sama persis terjadi pada fase kedua.
Perhitungan mundur prang dunia satupun dimualai pada tanggal 28 juni.ottoman segera berpihak pada kekuatan pusat-center power(jerman austro-hungaria) melawan persekutuan tiga Negara-triple entente(inggris, prancis dan rusia), enver menandatangani sebuah persetuajuan defensive dengan jerman terhadap rusia pada tanggal 2 agustus.
Jerman mendeklarasikan perang terhadap prancis pada hari berikutnya, gilira inggris mendeklarasikan perang terhadap jerman pada tanggal 14 agustus. Perang dunia I mulai. Secara resmi ottoman memasuki kancah peperangan pada tanggal 28 oktober, tetapi mengalami kekalahan tak lama berselang sebagian besar angkatan bersenjata ketiga-third army-tersesat di Anatolia sebelah timur di bulan desembr selama serangan offensive yang gagal. Pimpinan envers melawan rusia.
Pada akhirnya, faham naïf ini berkuasa dengan sendirinya, memproklamirkan diri sebagai Negara republic, bukan monarkhi.Maka, dalam arti social politik, sekularisme tak lain adalah sikap skeptis terhadap religi. Bahkan banhofer mengatakan dengan frasenya yang paradoks; a religionless cristianity. Dan warner serta lotle pelz; god is no more.
II. Pengaruh Sekularisme

A. Sekularisme terhadap politik.
Saat sekularisme diterapkan, maka agama menjadi sebuah oposisi dan bahkan dideskritkan, agama cukup berpengalaman dalam menghadai realita dunia yang selalu menuntut rasionalitas. Maka, formalits state kadang ingin mengalihkan hegemoni agama. Karena, bila ini terjadi-pergantian hegemoni-agama akan menjadi sampah wacana.
Ottoman adalah cermin retak dari kejayaan islam yang diterapkan. The sick, julukan turki kala itu, sebenarnya dikobarkan untuk membangkitkan imperum seperti sebelumnya.
Khilafah islamiah, betapapun bobroknya, jauh lebih baik jika disbanding sistim sekuler. Sebab dibalik khilafah, setidaknya simbo bisa tetap hidup untuk stimula dalam menggapai apa yag sebelumnya tergapai, bahkan melampauinya. Seperti surakarta, pakubuwono merupakan manifestasi symbol, bentuk omnipresent dari nasionalisme yang kian lemah.
s
B. Pengaruh di dalam agama
Secular adalah dikhotomi, pemecahbelah apa yang seharusnya satu dalam politik impera.Sangat jelas bahwa agama islam khususnya, merupakan suatu totalitas yang tak terbagi. Memcahnya berarti membongkar sesuatu yang seharusnya tertutup rapat. Ini bercermin dari politik dividit at impera yang dilancarkan belanda saat menjajah Indonesia.
Bahkan menurut Harvey Cox, dunia perlu dikosongkan dari nilai-nilai ruhani dan agama. Ini suatu kerancuan dalam kehidupan. Cita-cita kota dimana tuhan dilupakan yang bertentangan dengan kota bersifat alami adalah usaha menutup kepalsuan secular. Sebab kota yang berlainan itu nantinya dijadikan dalih untuk melepaskan diri dari elemen alam yang terkait erat dengan tuhan. Maka sayyed hosein nashr mengatakan, bahwa secular hanyalah pelarian dari disiplin tuhan.

C. Kehidupan social
Militer politik dan pers bersifat amburadul pada batang tubuh negri-negri secular-muslim. Ini bisa dilihat dari kelemahan akomodasi power, materil ataupun immaterial.
Dulu, saat ottoman berjaya, hegemoni ekonomi diterusan suez merupakan hal stabil bagi dunia. Orang-orang eropa kapitalis berani mengotak-atik ekonomi islam.



III. Kesimpulan
Secular di Indonesia yang diungkapkan oleh nur kholis menurut hamid fahmi zarkasyi, adian husaini dan adnin armas adalah jiplakan mutlak dari teori Harvey cox.Ironinya, banyak dari kalangan cendekiawan muslim yang membebek pada pemikiran barat dan mengadorpsinya secara besar-basaran.
Meskipun demikian mengingat sekuler adalah suatu sistem politik yang membutuhkan trial dan error, pada masa yang akan datang tampaknya Negara-negara muslim akan mengarah pada secularisasi Cox dan Immanuel Khant. Ini membutuhkan kejeliaan.
Harvey cox yang kita ketahui adalah theolog yang membenci theo. Dan secular menurut kuntowidjoyo dalam bahasa dia bukanlah suatu Negara objektif.



















Referensi

Hanafi, Hasan.1999.Oksidentalisme : Sikap kita terhadap tradisi barat / Hassan Hanafi , cet. I Jakarta, Paramadina.
Naser, Sayyed Husein.1987.Tradition Islam in Moslem World, London : KPI
Hanafi, Hasan.2003.Cakrawala Baru Peradaban Global, Jogjakarta, IRCiSoD
Anton, Farah. 1903. ibnu Rusyd wa falsafatuhu.Kairo
Schacht, BDK.1959.Islamic Law in contemporary States, Jerman
Berger, Peter L.1967.The Social reality of religion.Harwansworth:Penguin Book, middlesex
Houtarft, F.1974.Religion and Ideology in Srilanka.Bangalor
Wahib, Ahmad.1998.Pergolakan pemikiran Islam : Catatan Harian Ahmad Wahib, Jakarta:LP3ES
Glesner, Peter L.1977.The Sociology of Secularism : a Critic of Concept.London
Toha, Dr Anis Malik.2004.Membaca Sekularisme : Naser Hamid dalam kitabnya Naqd al-kitab ad-dini.
Raharjo, Prof M Dawam.September 2002.Ensiklopedi Alquran: Tafsir Sosial berdasakan konsep kunci-kunci.cet.I, Jakarta, Paramadina.
Majid, Prof Dr Nur Cholis.2000.Islam doktrin dan peradaban, sebuah telaah kritis tentang masalah keimanan, keimanan, kemodernan, Jakarta, Paramadina.
Zarkasy, Hamid fahmy,M.A, Armas, Adnin,M.A dan husaini Adian.M.A.2004.Tantangan sekularisasi dan liberalisasi di dunia Islam.Cet. I, Jakarta, Khairul Bayan

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda