Selasa, 22 Maret 2011

Cahaya Di Balik Cinta

Cahaya Di Balik Cinta

Bel istirahat berbunyi, semua keluar dari ruangan kelas terlihat Rika dan Wulan keluar dari kelas 12 IPA, mereka mau pergi kekantin. Saat melewati kelas 11 IPS tiba-tiba Rika dihadang oleh segerombolan anak yang ketua gengnya adalah Rizky, mereka bisa menghindar lalu pergi ke kantin.
Saat Rika pulang melewati lapangan basket terdengar ada yang memanggil “Rika” suara itu terdengar jelas, Rika pun memalingkan kepalanya, untuk mencari sumber suara panggilan tadi, ternyata yang memanggilku itu adalah Rizky. Rizky meminta Rika untuk meluangkan waktunya “bolehkah aku berbicara sebentar saja?”, Rika menjawab,”ok”. Mereka berbicara dihalaman belakang sekolah. Sebuah pertanyaan yang sangat mengagetkan Rika yang keluar dari mulut Rizky “maukah kamu jadi pacarku???”, Rika bingung harus jawab gimana, karenaRika tidak mau pacaran dan dalam agama islam tidak ada pacaran. Akhirnya Rika memutuskan “aku jawab setelah pengumuman hasil UAN”.
Pada hari senin yang cerah semua kelas 12 mendapat amplop yang isinya adalah pengumuman hasil UAN. Rika yang juga mendapatkan amplop membukanya dengan cepat karena sudah tak sabar dengan hasil yang dia peroleh. Setelah membuka amplop Rika langsung sujud syukur dan mengucap “Alhamdulillah” karena dia lulus dengan hasil yang memuaskan. Tanpa berfikir panjang Rika langsung bergegas pulang untuk memberikan kabar kepada orang tuanya.
Setelah selesai sholat magrib Rika kedapur untuk mengambil air minum tiba-tiba handphone Rika berbunyi, setelah diangkat ternyata dari Rizky “bagaimana mbak Rika jawabannya?”, Rika semakin bingung tapi Rika dapat Ide “kamu harus penuhi permintaanku, kamu harus dapat ranking 1 pada ujian kenaikan kelas “, Rika tidak yakin Rizky bisa mendapatkan ranking 1 karena Rizky adalah anak yang nakal dan suka bolos sekolah.
Malam ini kedua orang tua Rika berbicara pada Rika “kamu akan disekolahkan dipondok pesantren !” “Hore” teriak Rika sangat senang karena itu adalah cita-cita rika untuk memperdalam agama islam.
Handphone Rika berdering ternyata ada SMS masuk “mbak Rika aku bisa mendapatkan rangking 1 seperti yang diharapkan mbak Rika, terus bagaimana jawabannya mbak Rika??” dengan cepat Rika menjawab “apa kamu benar-benar suka sama aku, padahal hampir setiap hari kamu selalu menggangguku waktu disekolah?” dengan cepat pula Rizky membalas “sebenarnya sudah dari dulu aku suka mbak Rika tapi kalau aku di dekat mbak Rika aku selalu salah tingkah untuk menutupinya aku coba mengganggu mbak Rika”. Rika tambah binggung karena yang dia tahu Rizky anaknya playboy dan Rika tidak mau seperti cewek lain yang hatinya disakiti oleh Rizky. Lalu Rika putuskan untuk tidak balas SMS dari Rizky.
Malam itu Rizky datang kerumah Rika, Rika membuka pintu “Haa Rizky?”, “ hai Mbak Rika!!!”, Rika begitu kaget karena Rizky nekad pergi kerumah Rika. Rizky semakin terpesona melihat Rika memakai busana muslim dengan jilbab dikepalanya. Sebelumnya Rizky belum pernah melihat Rika memakai busana muslim dengan jilbab. “silahkan duduk”, kata Rika. Rika bingung harus bicara apa, “kamu kesini sama siapa?”, “sendiri??”, ”ya, aku mau mengajak mbak Rika keluar , mau nggak?”, Rika berpikir pasti ibunya tidak mengizinkan Rika keluar. “maaf dik Rizky aku tidak bisa keluar keluar… dik Rizky sebenarnya aku juga suka sama dik Rizky tapi kita tidak mungkin pacaran,,, lebih baik kita temenan aja”, dengan nada kecewa Rizky bertanya, “kenapa mbak?”, karena aku mau kepondok pesantren dan kita tidak akan bisa bertemu, atau baiknya kamu jadi adikku karena memang lebih tua aku. Rizky baru sadar bahwa cewek yang selama ini dia suka adalah cewek ‘alim. Rizky sangat malu karena tidak mengetahui ajaran agama islam, apalagi Rizky tidak pernah sholat. Risky langsung berpamitan pulang, “cory mbak aku segera pulang “, tanpa mengucapkan salam Rizky pergi mengendarai motor dengan cepat.
`Pada malam itu Rika pergi mengendarai motor untuk membeli mie ayam. Saat membeli mie ayam ada Risky disebelah warung dengan bermain gitar di kelilingi cewek-cewek yang membuat Rika tambah kaget ternyata Rizky merokok. Belum selesai mie ayam dibungkus Rika langsung pergi dengan wajah kecewa. Rizky mengetahui kalau Rika ada disitu, Rizky memanggil-manggil “Rika…Rika…Rika….. tunggu”, Rika langsung tancap gas meninggalkan warung.
Handphone Rika berbunyi terus tapi Rika tidak mengangkatnya karena dia tahu itu dari Rizky, karena sudah capek mendengar bunyi handphone akhirnya Rika mengangkat telpon dari Rizky. “Assalamu’alaikum”, “Wa’alaikumsalam”,. “mbak aku bisa jelasin semuanya”, “jelasin tentang apa?”, “yang tadi mbak, sebenarnya cewek-cewek itu nggak ada hubungannya dengan aku, mereka cuma mau nyanyi aja trus aku mengiringi pake gitar”, setelah mendapat penjelasan dari Rizky Rika pun percaya. “mbak aku pengen ketemu, besok aku tunggu jam 8 pagi dipantai?”, “ya”, jawab Rika.
Adzan subuh dikumandangkan, Rika langsung bangun dan mengambil handphone, dia tulis pesan “dik Rizky cepat bangun dan sholat subuh!!!”, tak lama kemudian Rizky membalasnya “maaf mbak aku nggak bisa sholat…”, “Astaghfirulloh”, Rika sangat kecewa.
Pagi yang cerah dipantai, Rizky sudah menunggu Rika, tak beberapa lama kemudian Rika pun datang. “sudah lama menunggu??”, “nggak baru saja kok, kapan Mbak Rika berangkat ke pondok pesantren ?”, “satu minggu lagi”, jawab Rika. “mbak aku malu sama Mbak Rika karena aku tidak pernah sholat dan mengaji”, Rika berfikir untuk bertanya tapi dia nggak enak sama Rizky, akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya, “kenapa dari kecil tidak belajar ngaji dan sholat?”, dari dulu orang tuaku sibuk, mereka tidak pernah memperhatikanku, mereka hanya memberi aku materi.
Rika mengerti keadaan Rizky, karena Rika juga sedikit tahu tentang Rizky bahwa kedua orang tuanya adalah dokter dan mereka selalu sibuk hingga tidak pernah memperhatikan anaknya. Hanphone Rika berdering dilihat ada SMS dari Ibunya, “Rika dimana, cepat pulang”. Akhirnya Rika bergegas pulang karena takut ibunya marah.
Tok…tok…tok… terdengar bunyi pintu diketuk, Ibu Rika membukakan pintu, “temennya Rika ya?”, “ya, Rikanya ada tante?”, “waduh Rika lagi membantu pamannya mengajar ngaji anak kecil”, “tempatnya jauh nggak tante?”, “ahh dekat, sebelah rumah tante”, “oh ya terima kasih tante”. Rizky melihat Rika mengajar, Risky semakin kagum dan dalam hatinya ada niatan untuk belajar ngaji. Setelah Rika selesai, Rizky menghapirinya “mbak Rika dimana aku bisa belajar ngaji?”, “dik Rizky serius mau belajar ngaji?”, “aku serius mbak aku ingin mengisi hidupku dengan agama”. Dengan hati senang Rika menanggapi pertanyaan Rizky,”dik Rizky bisa belajar ngaji disini, nanti paman mbak yang akan mengajari”. “gimana kalau besok?”, “ya besok masuk sesudah ashar, disini juga adik bisa belajar sholat”.
Setelah waktu berjalan Rika sudah harus berangkat ke pondok pesantren, dan Rizky sudah mulai bisa membaca surat pendek walaupun makhrojnya kurang tepat. Sore itu, Rizky mengaji dirumah pamannya Rika. Sebenarnya Rika mau berpamitan karena nanti malam Rika berangkat ke pondok pesantren, tapi niat itu diurungkan karena Ibunya menyuruh Rika untuk siap-siap.
Suara adzan magrib membuat Rika cepat-cepat mengambil air wudhu dan pergi ke masjid. Setelah selesai sholat magrib Rika mau pulang tapi terlihat ada Rizky yang turun dari tangga masjid. Rika segera pulang untuk mengambil sebuah terjemahan Juz’amma kecil, belum sempat Rika bertemu Rizky Ibunya menyuruh, “ rika cepat masuk mobil, kita segera berangkat naik keburu malam!”.
Perasaan Rika semakin tidak karuan , Dia bingung harus bagaimana?, Rika pun masuk mobil, dan mobil sudah dijalankan tiba-tiba “STOP”, teriak Rika, Dia langsung turun dari mobil dan menghampiri Rizky, “Dik Rizky, ini ada Juz’amma mungkin ini tidak berharga bagi dik Rizky, tapi tolong manfaatkan ini baik-baik, harapanku Cuma satu berubahlah untuk menjadi lebih baik”…. “mbak Rika terima kasih selama ini sudah perhatian dan menyadarkan saya, betapa pentingnya agama”, Dengan meneteskan air mata Rika menjawab, “jangan pernah lupakan aku, semoga suatu saat nanti kita dipertemukan lagi dan aku sudah bisa melihat perubahan adik”. Rika langsung naik mobil, tak berapa lama hanphone Rika bordering, dilihatnya ada SMS yang masuk dari Rizky “semoga hati kecil ini selalu menjaga sucinya persahabatan kita, Good Bye…!”.
Setelah setahun menjalani kehidupannya masing-masing Rika mendapat kabar bahwa Rizky lulus UAN dengan nilai tertinggi dan dia akan melanjutkan sekolahnya dipondok pesantren dengan menghafal Al-Qur’an. Orang tua Rizky sangat bangga dan mereka mau berubah, sekarang mereka belajar sholat.

Label:

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda